HIDUP BUKAN CUMA TENTANG BAHAGIA

Review Buku: Hidup Bukan Cuma Tentang Bahagia

What’s behind the book?

  • Judul : Hidup Bukan Cuma Tentang Bahagia
  • Penulis : Muhammad Dzaky Saputra
  • Penerbit : Mediakita
  • Halaman : 207
  • Genre : Self Improvement
  • Tahun Terbit : 2023
  • Harga : Rp. 77.000
  • Blurb :

Banyak orang bilang, hidup itu bak roda yang berputar. Masing-masing dari kita akan mendapat giliran berada di atas dan di bawah secara bergantian. Begitupun dengan semua perasaan yang menyertainya: bahagia-sedih, jatuh cinta-patah hati, bersemangat-khawatir, berharap tinggi-mendapat kecewa. Hidup memang bukan cuma tentang bahagia dan senangnya saja, tapi sedih-sedihnya juga menjadi pelengkapnya. Karena itu, kita tidak harus selalu terlihat kuat, tak apa untuk sesekali menjadi lemah dan sebisa mungkin melewati keadaan yang menjadikan kita sebagaimana mestinya seorang manusia.

Why i read this book?

Akhirnya, setelah banyak hal yang terjadi dan buku sebelumnya selesai dibaca, aku bisa melanjutkan baca buku yang baru. Sebelumnya ingin membeli buku yang memang sudah masuk wishlist, cuma karena saat itu sedang mencari buku latihan dan ingin random pick buku jadilah aku memilih buku ini.

Dari banyak buku lain di rak Gramedia yang tidak kalah menarik, akhirnya aku memutuskan beli buku ini karena aku merasa tenang hanya dengan membaca judulnya.

Dari begitu banyak kejadian kurang menyenangkan yang terjadi di sekelilingku dan tuntutan terhadap diri yang tidak kunjung habisnya, nyatanya apa yang sedang dikejar? apakah benar kebahagiaan dalam hidup? bukankah hidup bukan cuma tentang bahagia saja?.

Buku ini sepertinya bisa menjadi jawaban bagi aku yang mungkin seringkali mengeluhkan hidup karena tidak bahagia. Bahwa ada begitu banyak cerita dan makna selain kebahagiaan dalam hidup. 

Baca Juga: Review Buku “Apa Saja yang Bisa Kulakukan Selama Aku Hidup?”

My Impression & Rating:

Awal impresi dari buku ini kalau dilihat dari blurb dan judul adalah tentang masalah kehidupan. Namun setelah membacanya ternyata buku ini terdiri dari esai, prosa dan puisi dari penulis tentang kisah percintaan dan gambaran umum kehidupan.

Setelah membaca beragam buku self-improvement dengan pembahasan yang berat, buku ini justru menyajikan pembahasan yang ringan seperti pembicaraan dengan seorang teman. 

Secara garis besar buku ini diawali dari kumpulan prosa dan puisi untuk seseorang yang pernah hadir di masa lalu. Seseorang yang datang dan memberikan warna di kehidupan dan mengisi ruang kekosongan.

Namun karena banyaknya perbedaan, timbulnya perselisihan, perpisahan menjadi jalan yang tidak dapat dihindarkan. Perpisahaan yang meninggalkan bekas yang mendalam di kehidupan yang membuat khayalan tentangnya menjadi susah dilupakan. 

Kemudian sampai di pertengahan buku, akan disajikan prosa kehidupan tentang kekhawatiran yang sering dirasakan anak muda. Kegelisahan akan bagaimana menghadapi masa depan, menggapai impian, membahagiakan orang tua dan hal-hal yang seringkali dipikirkan.

Penulis membawa pembaca dengan penyampaian yang ringan dan tidak kaku sehingga membuat pembaca akan lebih mudah memahami pesan dan dapat menyelesaikan buku ini dalam waktu yang singkat. Hanya saja menurutku ada beberapa prosa yang kurang tepat penempatannya, yang mungkin akan lebih baik jika dipisahkan sesuai dengan topik pembahasan.

Terlepas dari itu, aku senang membacanya karena mengingatkanku untuk bisa lebih santai dan tidak merasa terburu-buru dalam menjalani kehidupan. Cukup bagi kita untuk menikmati momen yang saat ini dihadapkan dan dirasakan. Untuk buku ini, aku beri nilai 4.7/5. Jangan lupa membelinya disini ya. Selamat membaca!

Favorite Quote:

Coba dimengerti, apa yang sebenarnya kau cari? Cukupkanlah untuk mengejar sesuatu sampai-sampai kau kehilangan dirimu sendiri….Cobalah untuk dipikirkan kembali. Apa yang kau cari sampai kau kehilangan dirimu sendiri? 


Komentar

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Laman Lajur

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca