Poem by Lajur #14

by

in
Memaksa memahami apa yang terjadi tidak kunjung berhasil
Banyak yang bilang usaha sekeras apapun akan berbuah manis
Dirimu bisa menerimanya dengan kelapangan
Dengan segala kekosongan dan kehampaan yang kau rasakan

Tapi orang lain tidak

Setipis apapun kau menorehkan tinta pada kertas 
Mereka akan selalu mencap dirimu sebagai perusak kertas
Padahal itu kertas milikmu
Padahal itu kehidupan yang diberikan oleh Tuhan kepadamu

Kata itu setajam mata pisau
Bagaimana pun caramu mengungkapkannya
Meskipun kamu selalu menjadi protagonis dalam hidupmu
Kamu tidak bisa melupakan fakta bahwa orang lain juga pemeran utama dalam hidupnya 

Apa yang kau kira mudah dalam hidupmu belum tentu bagi hidup orang lain
Mereka sudah berusaha semampu yang mereka bisa
Mereka sudah berusaha berdamai dengan keadaan hidupnya
Kamu tidak berhak merasa benar di atas kepemilikan yang lain

Menerima nyatanya lebih sulit dari yang diduga
Lebih berat dari bagaimana kamu harus memahami

Karena itu mari kita berhenti menghakimi
Cukup mendengarkan dan menerima keadaan
Jika bahkan kamu tidak mampu melakukannya
Bukankah diam salah satu cara untuk tidak menyakiti?


Komentar

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Laman Lajur

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca