Hari-hari yang buruk
Hari-hari yang membuatku terpuruk
Apa yang kamu rasakan saat rasanya semua terasa sia-sia?
Apa yang kamu lakukan saat merasa tidak ada yang berguna?
Sekuat apapun kamu berusaha tegar
Nyatanya dirimu tidak sekuat yang dibayangkan
Nyatanya kehidupan membuatmu semakin tenggelam
Pikiranku pun melayang pada saat waktu saat aku membuat perubahan
Apa benar sejak awal adalah sebuah kesalahan?
Apa benar ini adalah buah yang harus aku tuai?
Sebebas apapun harapan yang kamu haturkan
Setidak peduli apapun kamu pada hal yang kamu hiraukan
Nyatanya semua harus mengikuti ritme kehidupan
Kehidupan yang dipaksa normal oleh orang kebanyakan
Aku hanya terus merutuki diri atas semua yang ku alami
Mengapa tidak juga ku temui hal yang membuatku berarti?
Mengapa rasanya aku menjadi pecundang yang tak mau berhenti?
Bayangan kenyataan bahwa aku yang sebenarnya tidak memberikan yang terbaik terus menghantui
Jiwa yang belum menerima kenyataan bahwa akulah yang belum memberikan yang terbaik yang ku mumpuni
Rasanya begitu tercabik melihat sosok-sosok yang menjulang tinggi
Apa yang mereka lakukan hingga mampu bersinar?
Apakah pada akhirnya aku terlalu lemah menghadapi kehidupan?
Apakah aku hanya hidup dalam kerangkeng pikiran?
Dan apa benar hal yang membuatku menyerah itu menyimpan dendam sehingga menjelma menjadi kegagalan?

Tinggalkan Balasan