Review Buku: Jawaban Untuk Kecemasanmu

3–4 menit
Jawaban Untuk Kecemasanmu

What’s Behind The Book

  • Judul: Jawaban Untuk Kecemasanmu
  • Penulis: Geulbaewoo
  • Penerbit: Haru
  • Halaman: 263
  • Genre: Self Improvement
  • Tahun Terbit: 2023
  • Harga: Rp. 99.000
  • Blurb:

Ambillah secarik kertas, lalu tuliskan apa yang membuatmu cemas.

Aku cemas tentang _____________

Setelah itu, lihatlah kembali tulisan itu. Apa yang sebaiknya kau lakukan tentang itu?

Pikirkanlah hal yang harus kau lakukan untuk mengatasi kecemasan itu, langkah per langkah. Jika setelahnya, kau belum juga puas dengan hal itu, pikirkanlah hal lain dan cara lain.

Meski begitu, terkadang kau akan tetap tertekan dan kesulitan saat mengambil langkah-langkah itu.

Buku Jawaban Untuk Kecemasanmu akan menemanimu menjalani proses dan langkah yang sedang kau ambil sampai kau menemukan cara untuk mengatasi kecemasanmu.

Why I Read This Book

Setelah membaca karya penulis sebelumnya di dua buku sebelumnya, sepertinya buku ini akan menarik. Terlebih tema kecemasan yang masih menjadi topik relevan di usia yang rawan ini.

Saat Islamic Book Fair 2023 tiba, aku pun berangkat ke Istora Senayan untuk mendatangi booth penerbit. Diantara banyak buku, aku temukan buku ini dengan potongan harga, langsung lah ku putuskan untuk membelinya.

Baca Juga: REVIEW BUKU “AKU BUKANNYA MENYERAH HANYA SEDANG LELAH”

My Impression and Rating

Buku ini terdiri dari tiga bagian yang menandakan ada tiga jawaban dari kecemasan, yaitu: semangat, kedamaian dan cinta.

Penulis memulai pembahasan dengan menjelaskan bagaimana kecemasan itu datang. Cemas muncul saat kita bingung dan tidak tahu apa yang harus kita uraikan terlebih dahulu dari suatu situasi yang tidak kita harapkan.

Meskipun tidak dipungkiri ada beberapa kondisi normal yang membuat kita wajar memiliki kecemasan, nyatanya beberapa orang memiliki masalah yang lebih serius dan berdampak besar.

Lalu apa yang bisa dilakukan? Menurutnya, bukankah cemas hadir saat kita tidak mampu mengatasi situasi itu? Lantas bukankah yang bisa kita lakukan adalah mencari cara untuk menyelesaikannya?

Iya, alih-alih merasa frustasi dan menyulitkan diri sendiri, lebih baik kita membersihkan cangkir yang sudah pecah itu. Bergerak dari suatu hal yang mencemaskan dan menyulitkan memang tidak mudah, karena itu perlu adanya ketenangan dalam pikiran dan tidak menitipkannya hanya pada satu sisi.

Aku melihat coping kecemasan yang diarahkan penulis adalah jenis coping yang mengarahkan kita pada penyelesaian masalah. Karena itu tercermin dari banyaknya isi tulisan yang mengarahkan pembaca untuk bangkit, semangat dan berusaha sekeras dan semaksimal mungkin.

Mulai perubahan dari membangun kebiasaan kecil, konsisten dan atur waktu dengan baik. Karena penulis ingin menyampaikan bahwa tidak ada kestabilan dan kesuksesan yang datang tanpa adanya perubahan diri yang matang.

Tapi penulis juga tidak sepenuhnya mengabaikan perasaan yang dirasakan. Ia juga menceritakan bagaimana mengelola perasaan sensitif, frustasi, burnout yang datang tiba-tiba. Jangan sampai emosi sesaat yang dirasa akan membawa penyesalan dan dampak negatif yang lebih parah.

Di akhir, penulis juga menyampaikan beberapa kondisi saat berhubungan dengan orang lain. Pentingnya kita untuk bisa bersama menyadari kesalahan dalam hubungan dan tidak memberatkan satu pihak. Kita akan bisa bersama orang-orang yang baik uang kita harapkan jika kita terlebih dahulu bersikap demikian kepada diri sendiri maupun orang lain di sekitar.

Dalam epilog, penulis juga menyampaikan bahwa hidup terdiri dari serangkaian pilihan. Kita bebas menentukan setiap pilihan dalam hidup kita. Meski didapati pilihan itu mungkin pilihan yang salah, kita bisa mencari kemungkinan kebahagiaan dari pilihan yang lain. Hidup kita tidak bernilai gagal meskipun kita salah menentukan pilihan.

Buku ini buku yang aku selesaikan setelah melewati buku yang sebelumnya aku beli tapi belum aku tamatkan. Karena aku pernah membaca buku karya sebelumnya, aku senang membaca karya yang ini. Gaya penulisan masih sama dan cukup menjadi teman pengingat kecemasan. Aku beri penilaian 4.7/5. Selamat membaca!

Favorite Quote

Hidup itu memang sulit. Namun, bahkan jika itu sulit, pasti ada jalan yang ingin kau susuri. Karena itu jalan yang kau sukai

Eksplorasi konten lain dari Laman Lajur

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca