What’s Behind The Book
- Judul: Selamat Datang di Toko Buku Hyunam Dong
- Penulis: Hwang Bo Reum
- Penerbit: Grasindo
- Halaman: 397
- Genre: Novel
- Tahun Terbit: 2024
- Harga: Rp. 129.000
- Blurb:
“Kisah orang-orang yang berjuang untuk menjalin hubungan
baru dan menyembuhkan diri melalui buku dan toko buku
terungkap secara mendalam.”
Toko buku di lingkungan biasa, yang berdiri di antara rumah-rumah di mana tidak banyak orang datang dan pergi. Inilah toko buku di Hyunam-dong! Selama beberapa bulan pertama, pemilik toko buku, Young-joo, yang wajahnya tidak menunjukkan antusiasme, seperti seseorang yang selalu larut dalam kesedihan, duduk diam dan membaca buku seolah-olah dia adalah seorang pelanggan. Ia menghabiskan setiap hari di toko buku dengan perasaan seperti mendapatkan kembali hal-hal yang hilang satu per satu. Perasaan lelah dan hampa dalam batin perlahan menghilang. Sejak saat itu, toko buku di Hyunam-dong menjadi tempat yang benar-benar baru. Ruang tempat orang berkumpul, berbagai emosi berkumpul, dan cerita tiap individu.
Why I Read This Book?
Sekitar tahun 2023 atau 2024 sepertinya aku sering melihat buku yang berkonsep “minimarket” “toko buku” dan sebagainya. Dari beberapa buku dengan judul dan latar seperti itu, buku ini jadi salah satu buku yang menarik perhatianku.
Tentunya karena toko buku adah tempat yang akrab denganku, juga karena latar belakang cerita yang ada di Korea Selatan yang jadi favoritku dan karena blurb yang cukup menarik perhatianku.
Kebetulan, kakakku juga tertarik dengan buku ini, jadilah kita membelinya secara online untuk dibaca bersama.
Baca Juga: Review Buku: Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring
My Impression and Rating
Ulasan buku pertama di 2026 sekaligus buku pertama di tahun ini yang selesai baca. Tahun lalu, berhasil menamatkan 6 buku setelah dengan topik dan gaya bahasa yang beragam, 3 diantaranya sudah ku review. Tahun ini dengan target yang sama, aku harap juga bisa memberikan setidaknya 6 review buku.
Butuh waktu yang tidak sebentar untuk menamatkan buku ini. Awal-awal karena selalu membacanya di dalam bus umum, aku tidak begitu mendapatkan ketertarikan kuat dengan alur ceritanya. Bisa dibilang cukup membosankan di awal, karena itu aku hanya membacanya bertahap mulai 25, 50 hingga 100 halaman. Setelah itu jeda lama untuk baca beberapa lembar sampai berulang kali.
Namun, saat itu aku sudah mulai menemukan satu per satu cerita menarik dari buku ini. Di mulai dari cerita Min Joon yang merupakan seorang barista yang akhirnya di rekrut Yeong Ju untuk membuat kopi di Toko Buku Hyunam Dong.
Kisahnya sebagai anak muda yang merasa gagal dan salah dalam menjalani kehidupan. Terlebih, pandangan orang tua yang terasa ikut memberatkan seorang anak muda yang masih berjuang untuk bekerja dan menggapai impian.
Percakapan antara Min Joon dengan Yeong Ju dan temannya terasa begitu menyetuh dan memberikan banyak pengertian yang pasti ingin didengar oleh orang yang mengalami kisah serupa.
Sementara itu, Yeong Ju dengan segala usahanya juga selalu memutar otak memikirkan bagaimana agar Toko Bku Hyunam Dong tetap berdiri setidaknya selama 2 tahun ke depan. Perlahan ia aktif mempromosikan toko buku ini secara online di blog dan media sosial yang bahkan turut menyelenggaran beberapa kegiatan kecil dengan pengunjung yang suka datang.
Perlahan tapi pasti, toko buku ini didatangi oleh banyak orang dengan kisah berbeda-beda yang membawa mereka untuk mendatangi dan bahkan meramaikan toko buku ini. Sayangnya, sekitar di halaman 200an aku kembali stuck dan butuh waktu lama untuk melanjutkannya.
Namun sebagaimana pembaca buku lainnya, pagi ini aku justru langsung menyelesaikan buku ini hingga akhir halaman. Rasanya banyak cerita menarik yang ditumpuk di akhir-akhir halaman yang membuatmu tidak bisa berhenti untuk membacanya.
Tenyata bukan hanya kisah Min Joon, Jung Seo, Min Cheol dan bahkan Yeong Ju juga memiliki kisah yang tidak kalah menarik dan terasa dekat denganku. Buku ini benar-benar menceritakan dengan baik bagaimana toko buku dan pertemuan di antara mereka bisa membentuk hubungan baru yang sehat, saling membantu dan menyembuhkan ketakutan dan kekhawatiran yang mereka miliki.
Alur yang mungkin terasa membosankan di awal dan cerita yang panjang ini justru menunjukkan bahwa perkembangan setiap tokohnya terasa lebih realistis dalam menghadapi masalah yang mereka miliki.
Selain kisah antar tokoh tersebut, aku juga sangat mengagumi bagaiman usaha Yeong Ju dalam membangun dan mempertahankan toko buku ini. Yah, seperti melihat bagaimana gambaran diri sendiri yang ingin membuka toko buku suatu saat nanti.
Untuk mempertahankan eksistensi toko buku yang semakin banyak tumbang di era digital ini, aku sangat setuju dengan cara Yeong Ju yang ingin memperkenalkan dunia buku agar tetap beragam. Alih-alih semakin mempopulerkan buku-buku best seller, Yeong Ju justru berusaha untuk melebarkan pasar buku agar buku bacaan di masyarakat tidak hanya sebatas buku-buku populer saja. Aku suka sekali dengan narasi ini:
“Dalam kenyataan ini, yang harus dilakukan oleh seorang pemilik toko buku adalah berusaha keras untuk memperkenalkan berbagai buku kepada pembaca. Itu akan membuat orang tahu bahawa tidak hanya sedikit penulis yang menulis buku-buku itu, tetapi ada banyak buku dan penulis hebat di dunia ini.”
“Jika buku yang tidak laris sampai kemarin menjadi laris hari ini setelah seorang selebritas menyebutkannya di acara tv beberapa hari yang lalu, pemilik toko tidak akan memesannya lagi. Bukan karena buku itu buruk, tapi itu hanya demi keragaman buku”
Selain itu, buku ini juga ditutup dengan kalimat yang indah dan seperti akhir dari Drama Korea: “…menjalani hari yang baik berarti telah menjalani kehidupan yang baik”.
Berbeda dengan buku dengan pengatar penulis di awal dan biografi singkat penulis di akhir, penulis buku ini justru memberikan pesan di akhir novel yang cukup panjang yang menggambarkan alasan penulis membuat karya ini. Pesan ini jadi memperkuat isi dan pesan yang ingin disampaikan penulis sejalan atau setidaknya dipahami dengan mudah oleh pembaca.
Buku novel ini aku anggap seperti novel pengembangan diri yang unik, realistis dengan alur dan plot yang menarik. Buku ini sangat direkomendasikan untuk kamu yang cari tipe bacaan healing dari sebuah cerita fiksi. Aku beri buku ini rating 4.8/5. Selamat membaca dan jangan lupa review bersama ya!
Favorite Quote
Saya ingin mencoba menaklukkan dunia yang kacau ini sambil terus menjalani hobi favorit saya dan bertemu orang baik seperti kalian

Tinggalkan Balasan