When The Sky is Blooming

Review Buku: When the Sky is Blooming

What’s Behind The Book

  • Judul: When the Sky is Blooming
  • Penulis: Ilana Tan
  • Penerbit: Gramedia
  • Halaman: 390
  • Genre: Novel
  • Tahun Terbit: 2024
  • Harga: Rp. 109.000
  • Blurb:

Mendadak digosipkan berpacaran dengan aktor idola yang sedang populer? Mendadak dicap sebagai aktris picisan tidak tahu diri yang hanya ingin terkenal? Memang merepotkan, tetapi bukan masalah yang terlalu besar. So-ra masih bisa menghadapinya sendiri. Ada satu masalah lain yang lebih membutuhkan perhatian, yaitu masalah menyangkut kemunculan seorang pria dari masa lalu So-ra yang sudah dilupakannya sama sekali.

Sebaliknya, Jun tidak pernah lupa. Ia telah berusaha melacak keberadaan So-ra selama beberapa waktu dan akhirnya berhasil menemukan wanita itu berkat gosip yang tersebar di internet. Jadi, yang harus dilakukan Jun sekarang adalah pergi menemui So-ra dan mengakhiri hubungan di antara mereka secara resmi. Setelah itu, ia bisa kembali melanjutkan hidup. Sederhana.

Sayangnya—atau untunglah —kenyataan tidak sesederhana yang diharapkan.

Satu hal sudah pasti. Orang-orang hanya ingin mendengar apa yang ingin mereka dengar dan meyakini apa yang ingin mereka yakini.

Why I Read This Book?

Sudah berganti tahun, saatnya menambah bacaan baru. Kali ini aku tertarik untuk menjatuhkan pilihan membaca buku karya Ilana Tan yang belum lama ini keluar.

Siapa yang tidak kenal Ilana Tan? Dengan banyaknya series buku fiksi legendarisnya, Ilana Tan kembali hadir dengan karya barunya. Selain jatuh cinta karena judulnya, aku menjadi tertarik setelah membaca blurb di atas. Sepertinya cerita kali ini akan menyenangkan.

Jika tidak salah ingat, karya ini adalah karya Ilana Tan yang keempat atau kelima yang ku baca. Jadi, aku sudah punya gambaran tersendiri akan seperti apa gaya tulisan sang penulis. Berhubung asih terbilang baru terbit, tanpa berpikir lama aku segera membeli buku ini di marketplace.

My Impression and Rating

Kalau membaca dari blurb saja, sepertinya sudah terbayangkan seperti apa alur ceritanya. Sebagai penikmat fiksi korea dari Kim Eun Jeong, aku akui karya Ilana Tan yang banyak berlatar di luar negeri terasa seperti novel terjemahan dengan pemilihan kata yang lebih tepat.

Inilah yang menjadi keunikan tersendiri dari sang penulis karena mampu menggambarkan cerita yang berlatar di luar negeri dengan baik. Saat membacanya, aku bahkan merasa ini adalah novel atau bagian dari cerita drama korea-walaupun tidak seutuhnya sama. Tapi vibes yang diberikan hampir serupa.

Buku ini sendiri menceritakan tentang 3 orang toko utama yaitu So  Ra, Wu Hyeok dan Ryu Jun. So Ra dan Wu Hyeok adalah sepasang sahabat yang telah menjalin pertemanan cukup lama dan keduanya berprofesi sebagai seorang aktor. Sedangkan Ryu Jun adalah orang dari masa lalu So Ra yang ternyata sudah menikah dengannya bertahun lamanya.

Dengan niat untuk memutuskan hubungan pernikahan, Ryu Jun datang menemui So Ra dan kemudian terlibat dalam kehidupanya. Karena So Ra mendapat beberapa ancaman dari penguntit yang masuk ke rumahnya, So Ra pun pergi dan tinggal di rumah Ryu Jun.

Meskipun sudah sepakat untuk berpisah, sang Hakim yang menangani kasus ini ternyata teman dari kedua orang tuanya dan menyuruh keduanya untuk membatalkan perceraian. Kisahnya pun berakhir dengan keduanya yang terjebak dalam perasaan saling mencintai.

Bagi beberapa orang kisah ini mungkin terlihat klise, namun bagiku rasanya ini kisah 2 orang yang terjebak dalam pernikahan dengan pandangan yang berbeda yang tidak berkaitan dengan pernikahan kontrak.

Namun aku tidak asing dengan cerita ini seperti salah satu cdrama yang berjudul “The Best Day of My Life”. Meskipun awal mula cerita ini berbeda, entah mengapa chemistry antara pemeran utama terasa serupa dengan cdrama tersebut. 

Kalau kamu menyukai cerita romansa yang ringan, slow dan menghangatkan, ku rasa novel ini bisa jadi salah satu pilihan bacaan. Ilana Tan selalu sukses membawakan cerita romansa baru tanpa harus menyelipkan nuansa romansa yang berlebihan.

Meskipun tidak ada konflik yang intens, kisah cinta segitiga di dalamnya juga cukup membuatku menebak-nebak endingnya. Awal bacaan yang manis untuk tahun ini, buku ini ku beri rating 4.7/5.

Favorite Quote

Selama ini aku selalu resah. Aku selalu merasa harus melakukan sesuatu, harus mencoba segalanya, supaya aku tidak melewatkan apapun. Kupikir aku berusaha menghindari penyesalan. Lalu suatu hari, aku sadar. Penyesalan itu sudah ada dalam diriku.


Komentar

Tinggalkan Balasan