Kategori: Book Review
-

Review Buku: I Want To Die But I Want To Eat Tteokpokki 2
Saat sugestibilitas berkembang, kita cenderung lebih menaruh perhatian untuk mendengarkan yang kita anggap penting saja.
-

Review Buku: Secangkir Kopi dan Pencakar Langit
“We need to stop hurting each other before it goes deeper, Sat”
-

Review Buku: I Want To Die But I Want To Eat Tteokpokki
Hanya ada satu ‘aku’ di dunia. Dengan begitu aku adalah sesuatu yang amat spesial. Diriku adalah sesuatu yang harus aku jaga selamanya.
-

-

Review Buku: Only Hope
Setelah semua fasilitas hidup terengut, setelah tembok moral dan etika runtuh, manusia menunjukkan wujud aslinya : binatang yang dikuasi insting.
-

Review Buku: Metanoia
We write to teach ourselves. Pernahkah kau memperhatikan setiap kali selesai menulis sebuah buku, kau menjadi lebih banyak tahu dari sebelumnya? Bahkan, kau mampu menjawab pertanyaan krusial yang selama ini kau kira tak ada jawabannya.
-

Review Buku: Hello Goodbye
You won’t be able to arrive at your desired destination if you refuse to open your ears and eyes to the path in front of you. Sometimes, people around you won’t understand your journey. They don’t need to. It’s not for them.